WONOGIRI – Dalam upaya terus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, SDIT Al-Huda Wonogiri kembali menggelar dua agenda peningkatan kapasitas bagi para pendidiknya. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kompetensi akademik melalui In House Training (IHT) dan penguatan karakter religius melalui Refresh Metodologi Pembelajaran Al-Qur’an.

Kegiatan pertama adalah In House Training (IHT) yang mengusung tema spesifik, yakni “Strategi Penyusunan Soal Asesmen yang Efektif dan Bermakna”. Untuk memastikan standar mutu evaluasi yang komprehensif, sekolah menghadirkan pakar di bidangnya, yaitu Bapak Sriyono, M.Pd. Beliau merupakan salah satu anggota tim penyusun soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Kabupaten Wonogiri. Dalam sesi IHT ini, para guru dibekali teknik menyusun instrumen penilaian yang tidak hanya mengukur kognitif, tetapi juga mampu memberikan makna bagi proses belajar siswa ke depannya.

Sementara itu, pada kegiatan kedua, khusus untuk guru Al-Quran, sekolah bekerjasama dengan Ummi Foundation untuk mengadakan “Refresh Metodologi Pembelajaran Al Quran Metode Ummi”. Kegiatan penyegaran metodologi ini dibimbing langsung oleh Ustadz Mahput, M.Pd.I. Tujuannya adalah untuk menyelaraskan kembali standar pengajaran Al-Qur’an (tahsin dan tahfidz) para guru agar sesuai dengan pedoman mutu Metode Ummi, sehingga proses transfer ilmu kepada siswa dapat berjalan lebih efektif dan menyenangkan.

Menanggapi terselenggaranya dua agenda penting tersebut, Kepala Sekolah SDIT Al-Huda Wonogiri, Ustadz Wahyudi, memberikan apresiasi positif sekaligus menegaskan komitmen sekolah terhadap mutu pendidikan holistik.

“Alhamdulillah, kedua kegiatan pelatihan ini merupakan wujud nyata ikhtiar sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang paripurna,” ungkap Ustadz Wahyudi.

Beliau menambahkan, “IHT penyusunan soal asesmen bersama Bapak Sriyono, M.Pd sangat esensial untuk mengasah ketajaman akademik dan daya evaluasi para guru. Di sisi lain, penyegaran Metode Ummi bersama Ustadz Mahput, M.Pd.I adalah ruh dari SDIT ALHUDA Wonogiri, guna memastikan kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an anak-anak kita tetap terjaga sanad dan standarnya. Kedua hal ini—akademik yang kuat dan nilai spiritual yang lurus—harus senantiasa berjalan beriringan untuk mencetak generasi Rabbani yang unggul.”

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, jajaran dewan asatidz dan asatidzah SDIT Al-Huda Wonogiri diharapkan semakin profesional dan siap menyambut kegiatan belajar mengajar dengan metode dan evaluasi yang jauh lebih terukur, bermakna, serta penuh keberkahan. (admin)

Ikuti terus informasi, program, dan pencapaian terbaru dari SDIT Al-Huda Wonogiri melalui:

  • Website Resmi: sditalhudawonogiri.sch.id

  • Media Sosial (FB, IG, YT): SDIT Al Huda Wonogiri

  • Layanan Informasi (WhatsApp): 0882 0071 52221

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *