Alhamdulillah, cuaca pagi ini Senin (9/1) terlihat sangat cerah, secerah dan seriang raut wajah peserta didik yang mulai berdatangan untuk mengikuti upacara bendera di pagi hari ini. Jarum jam sudah menunjukkan tepat pukul 07.00 WIB, siswa dan guru karyawan sudah bersiap mengikuti upacara bendera. Adapun petugas upacara pada pagi hari ini kelas V putri, sedang ustadz Wahyudi, S.Pd.,Gr bertindak selaku Pembina.

Dalam amanatnya selain menyampaikan aprsiasi kepada petugas yang telah bertugas melaksanakan apel dengan baik, ustadz Wahyudi juga menyampaikan tentang keutamaan berwudu kepada semua peserta, yang diawali dengan cerita ketika Rasulullah Muhammad SAW. melakukan isra’ mi’raj bersama malaikat Jibril. Saat melewati surga Rasulullah mendegar bunyi langkah terompah, lalu Rasullahpun bertanya kepada malaikat Jibril. “Suara apakah itu ya Jibril ?” Jibrilpun menjawab “Itu suara terompah (sandal) milik Bilal bin Rabbah ya Rasulullah”. Sambil keheranan Rasulullah kembali bertanya. “Bagaimana mungkin ya Jibril padahal Bilal masih hidup di dunia ?”. “Coba Rasullah tanyakan langsung kepada Bilal apa penyebabnya ya Rasullah.” jawab Jibril kembali.
Setelah kembali ke bumi Rasullahpun bercerita kepada Bilal dan bertanya mengapa hal tersebut bisa terjadi dan bertanya “Amalan apakah yang mebuat terompahmu bisa mendahului berada di surga ya Bilal ?” Bilalpun menjawab “Hamba sendiri tidak tahu ya Rasulullah, apa mungkin karena setiap kali wudu hamba batal, maka hamba kembali berwudu dalam segala urusan.” Mendengar jawaban ini maka malaikat Jibrilpun membenarkan, jika amalan tersebutlah yang membuat Bilal istimewa sampai – sampai terompahnya sudah berada di surga terlebih dahulu. Tutur ustadz Wahyudi.
Di akhir sambutannya ustadz Wahyudipun mengajak semua peserta upacara untuk mengikuti apa yang telah dilakukan Bilal bin Rabbah baik di rumah maupun di sekolah agar kita senan tiasa kalam keadanan bersih dan suci. Usia ditutup dan dibubarkan, dengan tertib dan rapi peserta upacara menuju tempat wudu dan masjid untuk melaksanakan sholat Duha.
