Wonogiri – Suasana ruang kelas 1 pagi ini tampak berbeda dan menyejukkan. Sebelum memulai materi pelajaran, para siswa duduk melingkar di atas lantai yang bersih, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat. Kegiatan ini merupakan bagian dari “Pembiasaan Pagi”, sebuah program rutin sekolah yang dirancang untuk mempersiapkan mental dan spiritual siswa sebelum menerima ilmu di kelas.

Dalam sesi tersebut, terlihat para siswa dengan seragam merah putih yang rapi menyimak dengan antusias setiap arahan yang diberikan. Didampingi langsung oleh wali kelas, kegiatan ini diisi dengan berbagai agenda positif, mulai dari murojaah hafalan doa harian, tilawah singkat, hingga penyampaian motivasi pagi. Duduk melingkar seperti ini dipilih agar tidak ada sekat antara guru dan murid, sehingga komunikasi dua arah dapat terjalin dengan lebih hangat.

Ustadzah Ernilia, selaku wali kelas 1 yang memimpin kegiatan tersebut, menekankan pentingnya menanamkan adab sejak dini. Beliau menyampaikan bahwa kecerdasan intelektual harus selalu beriringan dengan kelembutan hati. “Anak-anak kelas 1 adalah fase emas untuk menanamkan benih karakter. Melalui pembiasaan pagi ini, kita ingin mereka tidak hanya pintar secara akademis, tapi juga memiliki jiwa yang tenang dan disiplin yang lahir dari hati,” ujar Ustadzah Ernilia dengan penuh senyum.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan saling memberikan semangat antar teman sejawat. Dengan dimulainya hari melalui hal-hal positif, diharapkan para siswa dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih fokus dan ceria. Program pembiasaan pagi ini terus menjadi salah satu pilar utama sekolah dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi masa depan dengan optimisme. (By_Admin)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *