Temen-temen sudah membuka artikel Bidik Bunder SDIT Al Huda Wonogiri kan? Nah kalau belum ini kita kasih link nya ya. Pada artikel tersebut mengulas tentang budidaya ikan dan berkebun sayuran dalam ember yang diberi istilah Bidik Bunder, ternyata selain Bidik Bunder di SDIT Al Huda Wonogiri juga mengembangkan budidaya Ketela Rambat/Ubi Jalar dengan media polybag yang hasilnya juga tak kalah dengan budidaya di lahan pertanian.

Ketela rambat/Ubi Jalar atau Ipomoea Batatas adalah tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia sebagai komoditas pertanian, hal ini dikarenakan proses budidaya dan perawatan yang relatif mudah, tahan terhadap hama dan produktifitas yang cukup tinggi. Selain itu Ketela rambat juga mengandung banyak nutrisi, antara lain kaya akan kandungan karbohidrat, protein, vitamin C dan juga vitamin A, maka dari itu di beberapa Daerah ubi jalar dijadikan sebagai makanan pokok.

“Karena penanaman dan perawatan ketela rambat ini sangat mudah, maka coba dikembangkan dalam media polybag. Caranya yaitu melalui stolon/batang rambatnya, langkahnya pertama menyiapkan media polybag berisi media tanam berupa campuran tanah gembur, sekam dan pupuk kandang, selanjutnya tancapkan stolon/batang ke dalam tanah, kemudian siram dengan air.” Jelas Ustadz Wahyudi selaku penanggung jawab Taman Edukasi.

“Budidaya ini berada di Taman Edukasi lantai 4 SDIT Al Huda Wonogiri berdampingan dengan Bidik Bunder, adapun budidaya Ubi jalar sudah dimulai sebelum pandemi covid 19 tepatnya setelah Taman Edukasi diresmikan yang dalam pelaksanaannya melibatkan peserta didik yang mengikuti ekstra berkebun, ada banyak varietas ketela yang dikembangkan, diantaranya ketela madu, ketela putih dan ketela oranye. Kami berharap ke depan dapat mengembangkan dan menambah varietas ketela yang lainnya.” Tutup Ustadz Wahyudi

By risha

4 thoughts on “Diam-diam SDIT Al Huda Wonogiri Kembangkan Ipomoea Batatas”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *