Sebagai salah satu bentuk implementasi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2017 tentang Pembudidayaan Ikan, dan Peraturan Bupati (PERBUP) tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 109 Tahun 2018 Tentang Inovasi Daerah di lingkup sekolah khususnya di SDIT Al Huda Wonogiri, serta memperhatikan kondisi lingkungan sekolah maka SDIT Al Huda Wonogiri meluncurkan sebuah inovasi berupa program budi daya ikan dan berkebun di ember atau di singkat “BIDIK BUNDER”. Jelas ustadz Fahrudin Kurniawan, S.Pd I saat ditemui di ruang kerjanya.

“Beberapa alasan yang melatar belakangi inovasi ini. Pertama, budidaya ikan perlu digalakkan kepada masyarakat dan siswa-siswa sekolah agar mencintai dan mengonsumsi ikan. Ikan sangat penting untuk mencegah kasus kelahiran gagal tumbuh dan tidak normal atau yang lebih dikenal dengan stunting. Kedua, melatih keberanian berwirausaha dan mengajarkan kreativitas sejak dini pada anak juga seluruh warga sekolah. Dan yang ketiga, melihat kondisi lahan sekolah yang sempit dan terbatas.” Lanjut beliau.

Ditanya mengenai tujuan dan manfaat dari inovasi ini beliau Kembali menjelaskan “ Adapun tujuan dan manfaat dari inovasi ini adalah menumbuh kembangkan produktivitas dan kreativitas seluruh warga sekolah, baik guru, peserta didik, orang tua maupun lingkungan sekolah tentang bagaimana memanfaatkan lahan sempit atau terbatas. Kemudian dapat mengenal cara budidaya ikan Lele dan berkebun sayuran kususnya kangkung di ember. Selain itu setelah panen juga mampu meningkatkan nilai ekonomi serta peningkatan gizi keluarga”.

Di akhir penjelasannya ia menyampaikan bahwa ada tiga tahapan yang harus dilewati dalam proses inovasi ini, pertama perencanaan dan persiapan dimana sekolah mulai menyusun kepanitaan, rencana anggaran sampai pengadaan atau penyiapan sarana prasarana. Kedua, pelaksanaan kegiatan. Alhamdulillah di sekolah sudah ada kegiatan ekstakurikuler berkebun yang diikuti oleh peserta didik dan kelompok budidaya ikan dalam ember (BUDIKDAMBER) yang beranggotakan guru serta karyawan sehingga semuanya saling berkolaborasi dalam pelaksaan kegiatan inovasi ini. dan yang terakhir adalah panen dan atau pengolahannya, dimana hasil dari sayuran kangkun ataupun ikan Lele bisa dijual kepada warga sekolah atau sebagai bahan makanan untuk dikonsumsi saat ada iven kegiatan di sekolah lainnya. Tutup ustadz Udin.

Selain bisa belajar pelajaran pada umumnya, ternyata di SDIT juga bisa belajar life skill. Kalau sudah waktunya panen, jangan lupa update beritanya ya min… Nempil kangkung rong iket… hehe…
Siap, InsyaAllah bapak
Terimkasih SDIT Al Huda, anak anak dan ortu semakin bertambah kreativitasnya
Sama sama pak
Asyik… Bisa masak kangkung lauk lele….
Awas, ada pak tentara
MasyaAllah, SDIT Al Huda Wonogiri penuh kegiatan yang sangat menginspirasi.
SDIT AL HUDA selalu terdepan.
Senantiasa berinovasi, berkreasi dan bermanfaat. Mantap
Terimakasih sdit Al Huda..
Dengan budidaya ini jadi bisa merasakan kangkung yang fresh, kriuk dan lebih enak karena organik..
#senangnya_panen
SDIT AL Huda mantapp…selalu memberikan inovasi yang menarik, peserta didiknya juga bertambah kreativitasnya.
Sukses terus SDIT Al Huda Wonogiri.
SDIT AL HUDA selalu terdepan.
Senantiasa berinovasi, berkreasi dan bermanfaat. Mantap
Menginspirasi… Keren.
Terus berkarya…torehkan prestasi terbaik.
[…] sudah membuka artikel Bidik Bunder SDIT Al Huda Wonogiri kan? Nah kalau belum ini kita kasih link nya ya. Pada artikel tersebut mengulas tentang budidaya ikan dan berkebun sayuran dalam ember yang diberi […]