Kegiatan Refreshing bisa diartikan menyegarkan, penyegaran atau memperbarui kembali. Pada saat ini kitika mendengar kata refreshing yang terbayang dibenak kita adalah piknik bertamasya ke Kawasan wisata atau sering kita dengar dengan istilah “healing” akhir-akhir ini. Namun berbeda dengan refreshing yang dilaksanakan sebagian guru di SDIT Al Huda Wonogiri. Mereka melakukan refreshing terhadap metode pembelajaran khususnya pelajaran Al Qur’an, yang selama ini menggunakan metode Ummi.
“Acara ini bertujuan untuk menjaga kualitas , Agar pembelajaran sesuai dengan standar dan pakem yang sudah ditentukan sehingga penyampaian kepada siswa mudah diterima dan guru pun dalam penyampaiannya dengan metode ummi ini bisa tuntas.” Ujar ustadz Mahput saat ditemui disela jalannya kegiatan.
“Acara ini dilaksanakan dua kali yang dimulai hari Sabtu (6/8) dengan titik tekan pada pengajaran jilid 1 – 5, sedang di pertemuan pekan selanjutnya menekankan pada pengajaran jilid 6, tadarus, gharib, tajwid serta pra pembelajaran tahfidz.” Lanjut beliau.
Acara yang wajib diikuti bagi guru yang mengampu pembelajaran Al Qur’an ini, berlangsung dengan penuh semangat dan antusias yang tinggi. Curah pendapat serta tukar menukar pengalaman selama proses pembelajaran Al Qur’an di kelas saling mereka ungkapkan.
