Wonogiri – Upaya nyata dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa terus digencarkan oleh SDIT ALHUDA WONOGIRI melalui pendekatan yang intensif namun menyenangkan. Salah satu terobosan yang kini tengah aktif dijalankan adalah kegiatan “Akselerasi BATU (Baca Tulis)”. Program ini dirancang khusus untuk memperkuat fondasi akademik siswa, memastikan setiap anak memiliki kemampuan membaca dan menulis yang mumpuni sebagai bekal utama dalam menyerap pelajaran di kelas.

Demi mencapai hasil yang maksimal, program ini dilaksanakan dengan frekuensi yang cukup, yakni tiga kali dalam sepekan. Kegiatan dijadwalkan secara rutin setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis. Meskipun dilaksanakan di sela-sela kepadatan aktivitas sekolah, durasi kegiatan dibuat efisien selama 30 menit per sesi. Waktu yang singkat namun konsisten ini dipilih agar siswa tetap fokus dan tidak merasa jenuh, sehingga materi yang disampaikan dapat terserap dengan lebih baik.

Suasana belajar yang berbeda pun dihadirkan dalam program ini. Bertempat di teras masjid, kegiatan belajar mengajar berlangsung secara lesehan dengan menggunakan meja-meja kecil, menciptakan atmosfer yang lebih santai, sejuk, dan dekat dengan nilai spiritual. Dalam pelaksanaannya, manajemen kelas dibuat sangat efektif dengan membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil. Satu kelompok belajar terdiri dari 7 hingga 12 anak yang didampingi secara eksklusif oleh satu orang guru pengampu.

Kepala SDIT ALHUDA WONOGIRI, Ustadz Wahyudi,S.Pd.,Gr., menekankan pentingnya program ini bagi perkembangan akademik siswa. Ia menyatakan bahwa pendekatan personal adalah kunci dari keberhasilan program akselerasi ini.

“Program ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dalam kemampuan dasar literasi. Kami sengaja merancang rasio guru dan murid yang kecil agar setiap anak mendapatkan perhatian penuh. Target kami bukan sekadar anak bisa membaca, tetapi mereka tumbuh menjadi pembelajar yang percaya diri karena pondasinya sudah kuat,” ujar Ustadz Wahyudi di sela-sela peninjauan kegiatan.

Rasio jumlah siswa dan guru yang ideal ini memungkinkan pendidik untuk memberikan perhatian personal kepada setiap anak, seperti yang terlihat dari antusiasme siswa saat menyimak bimbingan guru mereka. Dengan pendampingan yang lebih privat di kelompok kecil ini, guru dapat lebih mudah mengidentifikasi kesulitan siswa dan memberikan solusi yang tepat sasaran. Harapannya, program Akselerasi Baca Tulis ini dapat menjadi jembatan bagi para siswa untuk lebih percaya diri dan lancar dalam berliterasi. (by_admin)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *