Masih ingatkah kalian dengan permainan sunda mandah? nah, kalau temen-temen main ke SDIT Al Huda Wonogiri permainan tradisional yang seru dan menyenangkan ini masih ada lho, bahkan siswa siswi masih sering bermain permainan ini bersama teman-teman di sela istirahat atau saat mereka berolahraga.
Permainan sunda mandah atau engklek ini mulai dimainkan di kalangan anak-anak perempuan di masa kolonialisme Belanda. Permainan ini biasanya dimainkan di halaman rumah atau di tanah lapang, yang mana sebelum bermain para pemain harus membuat pola berupa persegi yang saling menyambung dengan ukuran antara 30 cm sampai 60 cm pada setiap kotaknya. Kotak tersebut dibuat dengan menggunakan pecahan bata merah, arang atau pun pada masa sekarang menggunakan kapur tulis.

Sebelum memulai permainan, para pemain harus mengawali dengan hompimpa atau suit untuk menentukan siapa yang akan bermain lebih dulu. Pemain yang memulai pertama harus melempar pecahan genteng sebagai gacuk ke petak yang sudah dibuat, pemain hanya boleh menginjak petak yang tidak ada gacuk dan dengan menggunakan satu kaki serta tidak boleh bergantian. Ketika pemain berhasil melewati petak satu putaran maka pemain diberi kesempatan untuk melempar kembali dengan membelakangi petak, kalau gacuk masuk tepat ke dalam petak maka akan menjadi sawah pemain tersebut, yang mana ia boleh menginjak dengan dua kaki di sawah yang ia miliki. Berbeda dengan pemain lain yang tidak boleh menginjak sawah yang sudah dimiliki pemain lainnya, ketika menginjak maka akan didiskualifikasi dari permainan. Disetiap daerah mungkin peraturan dan cara memainkannya berbeda beda, hal ini dikarenakan peraturan permainan ini dibuat langsung oleh para pemain sebelum melakukan permainan dan mungkin setiap daerah memiliki ciri khas berbeda beda.

Permainan sunda mandah atau engklek iniĀ juga bermanfaat bagi tumbuh kembang anak, karena pada permainan ini melatih gerakan melompat yang harus menjaga keseimbangan tubuh pada saat bermain serta melatih kekuatan otot-otot kaki pada saat melompat dan memberikan kreatifitas juga strategi untuk dapat memenangkan permainan.

Angkat dan kembangkan permainan tradisional dan edukatif lainnya min….